Assalamualaikumwarrahmatullahiwabarakatuh
Terbuang dan bangkit 2
Salam bahagia sobat, semua sesuai degan janji penulis ,penulis
akan menyambung dari cerita kemarin ,tapi sebelum penulis memulai ,ada suatu
pepatah yang pernah penulis dengar, paku jika sudah tertancap kekayu
walaupun udah dicabut pastilah meniggalkan bekas begitulah hati dan
perasaan, coba kalau kalian bayangkan disaat itu kalian menjadi aku, sakit…!!! Jika
bukan karena allah, jika aku tidak menggenal agama, mungkin aku sudah mengambil
langkah pendek untuk mengakhiri kehidupan ini ,aku benar benar putus asa ,depresi,
dan stress berat kala itu..aku benar benar kehilangan segalanya, aku kehilangan
pekerjaan, aku kehilangan harapan ,karna dikala itu aku tidak menemukan yang
aku cari ,aku jauh dari orang tua, aku jauh dari sanak saudara ,dan dalam
kondisi seperti ini aku juga tidak bisa ,brharap bnyk dari orang tuaku melainkan
hanya doa mereka yang kuharapkan, hanya diriku jugalah yang harus berjuang ,hanya
diri ku sendiri jugalah yang bisa menolong diriku.
Dengan mengambil keputusan untuk kembali kepakanparu menurut
ku adalah keputusan yang tepat dikala
itu,itulah kata hatiku, disaat itu karna kata hati adalah bahasa tuhan kepada
hambanya (dan menurutku lari dari suatu permasalahan itu tidak
menyelesaikan masalah bahkan dan hanya menambah masalah )hanya allah
hanya tuhan lah tempat ku mengadu, tempat kukembali, tempat kumeminta, dan tempatku berserah ,dua
bulan melalang buana menghadapi batam banyak pelajaran yang kupetik ,dan kudapat.
Disitu lah aku sadar
mana yang sobat kerabat ,dan mana yang
bukan,berat memang tapi aku yakin kepada allah aku bisamelalui semua itu ,semua terasa berat ketika menjalani ,Alhamdulillah
semua akan terasa indah jika kita sudah lalui itu, dan yakin lah waktu akan
berganti , jam akan berputar, sesuai dengan masanya sampai menghantar kan kita
pada masa saat ini ,dari kala kita kecil ,sampe kita dewasa sekarag ini ,sesuai
dengan pernyataan di dalam surat alamnasrah bahwasan nya didalam kesusahan itu
ada kemudahan
Disaat kita jauh
disitu jugalah kita tau mana orang terdekat, dan mana karib kerabat,setelah aku
risen jadi security aku kembali membantu orang tua ku jualan diwarung ,sembari
menuggu panggilan kerja ditempat laen .
Karna beberapa bulan sebelumnya aku sudah ada panggilan
kerja dan interview serta sudah training juga disebuah perusahaan printing ,yang
mana status aku disana masih menggantung, dalam kepasrahan dan penuh harap ,masih
ingat dikala siang itu, aku sudah pupus harapan dan akhirnya handphone ku pun berdering
dari hrd yang bernama bu devi ada panggilan kerja dari perusahaan percetakkan yang
selama ini aku tunggu tunggu, Alhamdulillah terlontar dibibir ku,aku bahagia dan penuh harap tak sabar untuk
memulai bekerja , di perusahaan itu lah aku berusaha bangkit dan memulai hidup
baru memperbaiki diri sedikt demi sedikt ,sampai aku menjadi seperti sekarang
ini ..sekarang pun aku masih belajar…ku coba hapus duka ku, kuhilangkan lara
dihatiku kukembalikan
senyum diwajahku, kuhapus airmata kekalahanku, kucoba meraih mimpi mimpiku
kembali satu persatu,kutepismasalah masalah yang menhadang ku dengan segenap
jiwa semangat mengebu gebu kuraih masa depan ku yang lebih baik..!!!Aamiin.. Dan
dua tahun tiga bulan sudah sampai sekarang ini aku bekerja di perusahhan ini dan aku pun
berharap hidup ku semakin lebih baik dan lebih baik lagi aamiin..
Pesan dari penulis: sekarang
zaman sudah maju, mau merantau pun harus
ada bekal ilmu skil , mental dan modal, tidak seperti zaman dahulu yang hanya
bermodal kan nekad, zaman sekarang sudah modern, persaingan semakin ketat, jika
kita mau menang tingkat kan lah kualitas diri kita terlebih dahulu.
pendewasaan diri memang lah hal membuat kt sadar agar tidak jatuh di lubang kegagalan yg sama,asam garam kehidupan adalah bumbu pendewasaan diri
BalasHapus#hidup memang keras kawan
siip thks @jack daniel...semoga bermanfaat
BalasHapus