Jumat, 28 Februari 2014

Assalamualaikumwarrahmatullahiwabarakatuh
Terbuang dan bangkit 2

Salam bahagia sobat, semua sesuai degan janji penulis ,penulis akan menyambung dari cerita kemarin ,tapi sebelum penulis memulai ,ada suatu pepatah yang pernah penulis dengar, paku jika sudah tertancap kekayu walaupun udah dicabut pastilah meniggalkan bekas begitulah hati dan perasaan, coba kalau kalian bayangkan disaat itu kalian menjadi aku, sakit…!!! Jika bukan karena allah, jika aku tidak menggenal agama, mungkin aku sudah mengambil langkah pendek untuk mengakhiri kehidupan ini ,aku benar benar putus asa ,depresi, dan stress berat kala itu..aku benar benar kehilangan segalanya, aku kehilangan pekerjaan, aku kehilangan harapan ,karna dikala itu aku tidak menemukan yang aku cari ,aku jauh dari orang tua, aku jauh dari sanak saudara ,dan dalam kondisi seperti ini aku juga tidak bisa ,brharap bnyk dari orang tuaku melainkan hanya doa mereka yang kuharapkan, hanya diriku jugalah yang harus berjuang ,hanya diri ku sendiri jugalah yang bisa menolong diriku.
Dengan mengambil keputusan untuk kembali kepakanparu menurut ku  adalah keputusan yang tepat dikala itu,itulah kata hatiku, disaat itu karna kata hati adalah bahasa tuhan kepada hambanya (dan menurutku lari dari suatu permasalahan itu tidak menyelesaikan masalah bahkan dan hanya menambah masalah )hanya allah hanya tuhan lah tempat ku mengadu, tempat kukembali,  tempat kumeminta, dan tempatku berserah ,dua bulan melalang buana menghadapi batam banyak pelajaran yang kupetik ,dan kudapat.

 Disitu lah aku sadar mana yang sobat kerabat  ,dan mana yang bukan,berat memang tapi aku yakin kepada allah aku bisamelalui semua itu ,semua  terasa berat ketika menjalani ,Alhamdulillah semua akan terasa indah jika kita sudah lalui itu, dan yakin lah waktu akan berganti , jam akan berputar, sesuai dengan masanya sampai menghantar kan kita pada masa saat ini ,dari kala kita kecil ,sampe kita dewasa sekarag ini ,sesuai dengan pernyataan di dalam surat alamnasrah bahwasan nya didalam kesusahan itu ada kemudahan
 Disaat kita jauh disitu jugalah kita tau mana orang terdekat, dan mana karib kerabat,setelah aku risen jadi security aku kembali membantu orang tua ku jualan diwarung ,sembari menuggu panggilan kerja ditempat laen .
Karna beberapa bulan sebelumnya aku sudah ada panggilan kerja dan interview serta sudah training juga disebuah perusahaan printing ,yang mana status aku disana masih menggantung, dalam kepasrahan dan penuh harap ,masih ingat dikala siang itu, aku sudah pupus harapan dan akhirnya handphone ku pun berdering dari hrd yang bernama bu devi ada panggilan kerja dari perusahaan percetakkan yang selama ini aku tunggu tunggu, Alhamdulillah terlontar dibibir ku,aku  bahagia dan penuh harap tak sabar untuk memulai bekerja , di perusahaan itu lah aku berusaha bangkit dan memulai hidup baru memperbaiki diri sedikt demi sedikt ,sampai aku menjadi seperti sekarang ini ..sekarang pun aku masih belajar…ku coba hapus duka ku, kuhilangkan lara dihatiku    kukembalikan senyum diwajahku, kuhapus airmata kekalahanku, kucoba meraih mimpi mimpiku kembali satu persatu,kutepismasalah masalah yang menhadang ku dengan segenap jiwa semangat mengebu gebu kuraih masa depan ku yang lebih baik..!!!Aamiin.. Dan dua tahun tiga bulan sudah sampai sekarang ini  aku bekerja di perusahhan ini dan aku pun berharap hidup ku semakin lebih baik dan lebih baik lagi aamiin..

Pesan dari penulis: sekarang  zaman sudah maju, mau merantau pun harus ada bekal ilmu skil , mental dan modal, tidak seperti zaman dahulu yang hanya bermodal kan nekad, zaman sekarang sudah modern, persaingan semakin ketat, jika kita mau menang tingkat kan lah kualitas diri kita terlebih dahulu.

2 komentar:

  1. pendewasaan diri memang lah hal membuat kt sadar agar tidak jatuh di lubang kegagalan yg sama,asam garam kehidupan adalah bumbu pendewasaan diri

    #hidup memang keras kawan

    BalasHapus
  2. siip thks @jack daniel...semoga bermanfaat

    BalasHapus